Gubernur Lantik Ben Polo Maing Sebagai Sekda NTT

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya saat Melantik Ir. Ben Polo Maing sebagai Sekda NTT.

Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya melantik Ir. Benediktus Polo Maing sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsin NTT yang baru di Aula Fernandez, Lantai 4 Kantor Gubernur NTT di Jl. Raya El Tari, Kota Kupang, Rabu (30/8/17).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, Pimpinan dan anggota DPRD NTT, jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah, Bupati Sumba Tengah, Umbu Sapi Pateduk, Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, Dirut Bank NTT, Pimpinan SKPD, para undangan dan ASN lingkup Provinsi NTT. Ben Polo Maing dilantik menjadi Sekda NTT menggantikan Sekda NTT sebelumnya, Frans Salem, SH, M.Si yang telah pensiun.

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dalam sambutannya mengatakan, proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) NTT yang ‘memakan’ waktu panjang telah mencapai puncaknya. “Proses seleksi ini cukup panjang. Saya mengira, saya bisa melantik Sekda yang baru saat Pak Frans Salem pensiun. Tapi ternyata prosesnya cukup panjang. Dan selamat kepada Pak Ben Polo Maing. Selamat menjabat sebagai Sekda NTT. Ini sebuah martabat. Sebuah kehormatan,” katanya.

Sekda Ben Polo Maing dan Ibu saat berpose bersama Mantan Sekda NTT, Frans Salem dan Ibu usai acara Pelantikan.
Sekda Ben Polo Maing dan Ibu saat berpose bersama Mantan Sekda NTT, Frans Salem dan Ibu usai acara Pelantikan.

Pada kesempatan itu, Gubernur Lebu Raya juga menyampaikan terima kasih kepada Sekda yang lama, Frans Salem. “Terima kasih kepada Bapak Frans Salem yang selama ini telah mendampingi saya dalam menjalankan tugas selama bertahun-tahun,” katanya.

Kepada Sekda yang baru, Lebu Raya berpesan, agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. “Selamat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas sebagaimana selalu pesankan. Jaga martabat diri,” ujarnya.

Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), lanjut Lebu Raya, harus terus dipertahankan. “Pengelolaan keuangan daerah harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Transparan dan akuntabel,” tandasnya.

Menurut Lebu Raya, Ia percaya bahwa Sekda Ben Polo Maing dipilih karena visi-misi yang dipaparkan dihadapan tim seleksi. “Dan tim seleksi mempercayai dan meyakini bahwa saudara layak menjadi Sekda. Karena itu jalankan sebaik-baiknya.

Sesuai dengan perubahan UU Otonomi Daerah, paparnya, ada pelimpahan kewenangan pemerintah pusat ke pemerintah daerah. “Ada pelimpahan kewenangan di bidang pertambangan, kehutanan dan pendidikan. Terutama di bidang pendidikan, saya tahu masih ada urusan yang tersisa mengenai tenaga guru SLTA dan SMK. Ini harus segera diselesaikan. Saya minta agar melayani ASN dan para guru dengan sebaik-baiknya,” tegas Lebu Raya.

Sekda NTT, Ir. Ben Polo Maing yang ditemui wartawan usai acara pelantikan, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung dalam proses seleksi Sekda yang sangat panjang hingga beliau terpilih.

“Saya ucapkan terima kasih Kepada Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, Pimpinan DPRD NTT, rekan-rekan birokrat dan semua pihak atas dukungannya sehingga kami dipercaya mendapat penugasan ini. Ini penugasan,” ujarnya.

Menurutnya, masih ada beberapa agenda penting yang harus diselesaikan dalam waktu dekat antara lain mengenai penyelesaian masalah ribuan tenaga guru SMA dan SMK, serta pengalokasian dana untuk pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur NTT tahun 2018 nanti.

“Agenda-agenda penting ini tentunya memerlukan perhatian serius dan alokasi biaya yang sangat besar. Sementara itu, APBD kita sangat terbatas. Tapi agenda itu harus dilaksanakan. Oleh karena itu, saya mengharapkan adanya dukungan kerja sama dan koordinasi yang baik dari semua pihak,” pinta Polo Maing. (sf/fabian latuan)